"If there's a book that you want to read, but it hasn't been written yet, then you must write it." ― Toni Morrison
Rabu, 02 November 2016
When You Need to Know How Much I love You
Aku sudah masuk dalam bilangan usia yang menuntut banyak keputusan-keputusan yang sebagian besar akan menjadi keputusan permamen. Keputusan yang akan membawa pengaruh besar untuk masa depan, dan sepertinya, kamu menjadi satu keputusan terbesar pertamaku saat ini. Namun, di tengah keputusanku, aku sedang tersesat.
Aku sedang buta arah. Aku pikir aku tahu kemana aku berjalan, namun
Kamis, 22 September 2016
Surat untuk Bapak: Selamat Ulang Tahun
Pagi ini langit Thailand sangat cerah, Pak. Mataharinya
menyilaukan, tapi hangat.
Saya hampir terlambat datang ke sekolah karena terlalu
nyaman tidur dibalut selimut tebal pinjaman sekolah.
Bapak apa kabar? Semoga Bapak sehat, bapak akan senang lihat saya disini gemukan, masih banyak kan orang percaya itu ukuran bahagia? Are you happy anyway?
Sugeng tanggap warsa nggih, Pak. Selamat ulang tahun. Entah ini sudah ke berapa belas kali
Label:
bapak,
birthday,
father,
love,
love letter,
surat untuk bapak
Kamis, 08 September 2016
A Brief Lovely Night Concert
Gue masih sangat menikmati lantunan demi lantunan lagu yang dinyanyikan band Danish-soft rock ini. Tapi dibandingkan dengan menikmati konser Michael Learns to Rock malam ini, gue masih lebih menikmati momen kebersamaan gue dengannya, laki-laki yang saat ini ada di samping gue. Gue masih selalu nggak percaya bagaimana dia bisa sangat meluangkan waktu, terbang dari kota yang tidak pernah tidur itu, kesini, ke Solo, hanya untuk menemani gue menonton konser MLTR. Gue tiba-tiba jadi teringat dengan siapa gue hampir datang ke konser ini.
![]() |
| image source: hercampus.com, edited by me |
“Aku pernah baca ekspektasi bisa membunuh
kesenangan. It’s even said that
expectation is the root of all disappointments. Kadang hidup lebih
menyenangkan saat kita tidak punya ekspektasi apa-apa. Whatever happens is neither good nor bad. It just happens.” -
Tanya Baskoro, Critical Eleven (Ika Natassa)
![]() |
| image source: we heart it, edited by me. |
“Toko buku itu kayak surga kecil. … And don’t you just love the heterogeneity of
bookstores? Toko buku itu bukti nyata bahwa keragaman selera bisa kumpul di
bawah satu atap tanpa harus saling mencela. … Bookstores are the least discriminative place in the world.” - Tanya Baskoro, Critical Eleven (Ika
Natassa)
Senin, 05 September 2016
“Well, who doesn’t hate Jakarta anyway.” -
Tanya Baskoro, Critical Eleven (Ika Natassa)
Langganan:
Komentar (Atom)





