Tampilkan postingan dengan label kutipan critical eleven. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kutipan critical eleven. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 September 2016

image source: hercampus.com, edited by me

“Aku pernah baca ekspektasi bisa membunuh kesenangan. It’s even said that expectation is the root of all disappointments. Kadang hidup lebih menyenangkan saat kita tidak punya ekspektasi apa-apa. Whatever happens is neither good nor bad. It just happens.” - Tanya Baskoro, Critical Eleven (Ika Natassa)
image source: we heart it, edited by me.


“Toko buku itu kayak surga kecil. … And don’t you just love the heterogeneity of bookstores? Toko buku itu bukti nyata bahwa keragaman selera bisa kumpul di bawah satu atap tanpa harus saling mencela. … Bookstores are the least discriminative place in the world.” - Tanya Baskoro, Critical Eleven (Ika Natassa)
credit : owner , edited by me


“This is another thing that travel does to you. The sheer joy of laughing freely with a complete stranger. Just because laughing is a pretty good idea at the moment.” - Tanya Baskoro, Critical Eleven (Ika Natassa)

Senin, 05 September 2016

“Well, who doesn’t hate Jakarta anyway.” - Tanya Baskoro, Critical Eleven (Ika Natassa)


“Aku nggak. …Karena di Jakarta, semua orang berada in the state of trying. Trying to get home, trying to get to work, trying to make money, trying to find a better sale, trying to stay, trying to leave, trying to work things out. Karena itu, buatku, Jakarta itu a labyrinth of discontent. Dan semua orang, termasuk aku dan kamu, setiap hari berusaha untuk keluar dari labirin itu. The funny thing is, ketika kita hampir berhasil menemukan pintu keluar labirin ini tapi malah ketemu hambatan lagi, pulling us back into the labyrinth, kita justru senang karena nggak perlu tiba di titik nyaman. It’s the hustle and bustle of this city that we live for. Comfort zone is boring, right?” – Aldebaran Risjad, Critical Eleven (Ika Natassa)

Selasa, 30 Agustus 2016

“Isn’t it funny that sometimes the best conversations are the ones that lead to nowhere? Ketika percakapan itu sendiri cukup gregetnya untuk jadi main act. Bukan sekedar opening act atau foreplay seperti biasanya.” - Tanya Baskoro, Critical Eleven (Ika Natassa)
“Travel is a remarkable thing, right? Di pesawat, di bus, di kereta api, berjalan kaki, it somehow brings you to a whole other dimension more than just physical destination.” - Tanya Baskoro, Critical Eleven (Ika Natassa)
“…karena setiap aku diam, my mind would  start to wander to places I don’t want it to wander to. Mempertanyakan makna hidup, tujuan hidup ini sebenarnya mau ngapain, apakah aku sudah melakukan apa yang seharusnya aku lakukan sebagai manusia pada umur segini…”- Tanya Baskoro, Critical Eleven (Ika Natassa)
Did I mention that I actually hate flying? Aku suka bandara tapi aku benci terbang. Bukan masalah terbangnya, tapi ,masalah menyerahkan nasib di tangan orang lain selama berada di dalam pesawat dan tidak bisa kemana-mana.” - Tanya Baskoro, Critical Eleven (Ika Natassa)