Tampilkan postingan dengan label my goodreads. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label my goodreads. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 Desember 2016

"A spark of idea for a story sometimes comes from the simple act of observation." - Raia, The Architecture of Love
Ika Natassa

"A kiss should be personal, not a mandatory public event." - Raia, The Architecture of Love

-Ika Natassa

"A girl can never go wrong with a little black dress."
- Ika Natassa, The Architecture of Love

Kamis, 08 September 2016

image source: hercampus.com, edited by me

“Aku pernah baca ekspektasi bisa membunuh kesenangan. It’s even said that expectation is the root of all disappointments. Kadang hidup lebih menyenangkan saat kita tidak punya ekspektasi apa-apa. Whatever happens is neither good nor bad. It just happens.” - Tanya Baskoro, Critical Eleven (Ika Natassa)
credit : owner , edited by me


“This is another thing that travel does to you. The sheer joy of laughing freely with a complete stranger. Just because laughing is a pretty good idea at the moment.” - Tanya Baskoro, Critical Eleven (Ika Natassa)

Senin, 05 September 2016

“Well, who doesn’t hate Jakarta anyway.” - Tanya Baskoro, Critical Eleven (Ika Natassa)


“Aku nggak. …Karena di Jakarta, semua orang berada in the state of trying. Trying to get home, trying to get to work, trying to make money, trying to find a better sale, trying to stay, trying to leave, trying to work things out. Karena itu, buatku, Jakarta itu a labyrinth of discontent. Dan semua orang, termasuk aku dan kamu, setiap hari berusaha untuk keluar dari labirin itu. The funny thing is, ketika kita hampir berhasil menemukan pintu keluar labirin ini tapi malah ketemu hambatan lagi, pulling us back into the labyrinth, kita justru senang karena nggak perlu tiba di titik nyaman. It’s the hustle and bustle of this city that we live for. Comfort zone is boring, right?” – Aldebaran Risjad, Critical Eleven (Ika Natassa)

Selasa, 30 Agustus 2016

“Isn’t it funny that sometimes the best conversations are the ones that lead to nowhere? Ketika percakapan itu sendiri cukup gregetnya untuk jadi main act. Bukan sekedar opening act atau foreplay seperti biasanya.” - Tanya Baskoro, Critical Eleven (Ika Natassa)
“Travel is a remarkable thing, right? Di pesawat, di bus, di kereta api, berjalan kaki, it somehow brings you to a whole other dimension more than just physical destination.” - Tanya Baskoro, Critical Eleven (Ika Natassa)
“…karena setiap aku diam, my mind would  start to wander to places I don’t want it to wander to. Mempertanyakan makna hidup, tujuan hidup ini sebenarnya mau ngapain, apakah aku sudah melakukan apa yang seharusnya aku lakukan sebagai manusia pada umur segini…”- Tanya Baskoro, Critical Eleven (Ika Natassa)
“I’m one of those weird people who loves airport. There’s just something liberating yet shooting about it.”  - Tanya Baskoro, Critical Eleven (Ika Natassa)
Did I mention that I actually hate flying? Aku suka bandara tapi aku benci terbang. Bukan masalah terbangnya, tapi ,masalah menyerahkan nasib di tangan orang lain selama berada di dalam pesawat dan tidak bisa kemana-mana.” - Tanya Baskoro, Critical Eleven (Ika Natassa)
image source : pinterest, edited by me.

Senin, 02 Mei 2016

My Goodreads: A Very Yuppy Wedding

Judul buku: A Very Yuppy Wedding

Penulis: Ika Natassa

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Cetakan Keempat: Desember 2008

Tebal: 288 halaman, softcover

ISBN - 13: 978-979-22-3181-6

The life of a business banker is 24/7, dan bagi Andrea, banker muda yang tengah meniti tangga karier di salah satu bank terbesar di Indonesia, rasanya ada 8 hari dalam seminggu. Power lunch, designer suit, golf di Bintan, dinner dengan nasabah, kunjungan ke proyek debitur, sampai tumpukan analisis feasibility calon nasabah, she eats them all. Namun di usianya yang meninjak 29 tahun, Andrea mungkin harus mengubah prioritasnya, karena sekarang ada Adjie, the most eligible bachelor in banking yang akan segera menikahinya. So she should be smiling, right? Not really. Tidak di saat ia harus memilih antara jabatan baru dan pernikahan, menghadapi wedding planner yang demanding, calon mertua yang perfeksionis, target bank yang mencekik, dan ancaman denda 500 juta jika ia melanggar kontrak kerjanya. Dan tidak ada Manolo Blahnik atau Zara atau Braun Buffel yang bisa memaksanya tersenyum di saat ia mulai mempertanyakan apakah semua pengorbanan karier yang telah ia berikan untuk Adjie tidak sia-sia, ketika ia menghadapi kenyataan bahwa tunangan sempurnanya mungkin berselingkuh dengan rekan kerjanya sendiri. Welcome to the world of Andrea Siregar, the woman with the most rational job on the planet as she is making the most irrational decisions in her own personal life
Kembali lagi aku menulis blog setelah sebelumnya aku bilang aku kembali juga dari kesibukan skripsi. Alright, A Very Yuppy Wedding merupakan novel pertama Ika Natassa yang diterbitkan. Well, so far I know "Underground" was written first, hanya saja Underground justru baru secara resmi dilahirkan untuk dinikmati para pembaca. Novel pertama terbit, tapi justru aku baca setelah aku menamatkan Antologi Rasa, Divortiare dan Critical Eleven-nya kak Ika di kumpulan cerpen bertajuk Autumn Once More. Aku sampai susah payah cari reader yang bersedia menjual bukunya yang edisi lama karena menurutku, gambar di sampulnya sangat representatif untuk judulnya. A ton of sticky notes with thousands reminders in it. It's super interesting. Well, seperti di buku-buku yang sebelumnya aku baca, pengkarakteran dan setting di novel ini masih sama, seputar banker's life, a young banker's life.

Banyak yang meninggalkan kritikan tentang ini di beberapa review dan situs resmi Goodreads,