Tampilkan postingan dengan label birthday. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label birthday. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 September 2016

Surat untuk Bapak: Selamat Ulang Tahun



Pagi ini langit Thailand sangat cerah, Pak. Mataharinya menyilaukan, tapi hangat.
Saya hampir terlambat datang ke sekolah karena terlalu nyaman tidur dibalut selimut tebal pinjaman sekolah.

Bapak apa kabar? Semoga Bapak sehat, bapak akan senang lihat saya disini gemukan,  masih banyak kan orang percaya itu ukuran bahagia? Are you happy anyway?

Sugeng tanggap warsa nggih, Pak. Selamat ulang tahun. Entah ini sudah ke berapa belas kali

Jumat, 16 Maret 2012

It's a SUPER day !

Hallo all readers :D
Long time no post , hhehehee
hari ini aku pengin banget banget banget cerita, ya hari ini, tepat di hari ulang tahun temenku_Almira Wanodya Padmasari :)
Jumat ini, seperti empat jumat-jumat sebelumnya, aku ada kelas bahasa Indonesia at 9 a.m , karena jadwal nggak terlalu pagi, jadilah aku tidur lama-lama males-malesan di kasur. TAPI. Tiba-tiba aku inget kalau hari ini janjian sama temen-temen buat berangkat pagi karna mau nitipin cutest cupcakes yang aku,dkk siapin buat hari jadinya Mira yang ke-19 ini ke kost temen, panggil dia Fanny :p , dan akhirnyaaaaa, pukul 6.30 something, I got up, nyetrika baju buru-buru, mandi cepet-cepet dan cusss, berangkat ke kampus, eh ke kost Fanny.
Sedari bangjo patangpuluhan, perempatan Tamansari, bangjo deket MAN 2_nggak tau namanya, terus pertigaan PKU dapet lampu ijo terus, dalam hati aku bilang "Tuhan memberkati, dikasih lancar terus daritadi, hari ini, pasti menyenangkan" , dengan positive thinking aku terus melaju... hhahaa
jalan jauh , rada panas dan rada macet macet lancar gimana gitu, intinya aku sampai di tempat tujuan dengan selamat dan bedak sedikit pudar *halah
Urusan nitip-nitip cakes selesai, aku ke kampus, dan biasa, kuliah-dengerin presentasi-nyatet nyatet dikit-nguap karna ngantuk dan bosen-minum-merhatiin dosen lagi dan begitu sampai kelas bahasa Indonesia tercinta selesai.
Kelas kedua mulai jam 2, it means I have 3 hours to do something I wanna do, hhekekekek, kayak biasa, aku cuma ngobrol-nggosip-mbual bareng Mira, Tiara, C.L. Linda yang biasa gabung lagi nggak ada karna lagi ngerjain tugas Psikologi Remaja, hhahahaa kasihan banget :D
Lagi sik-asik-sik-asik ngobrol, Mira bilang mau bolos kelas speaking, oh shiiit *dalam hati, gimana ceritanya mau kasih kejutan kalo dia malah pulang, akhirnya minta tolong sama mbak Yulia_kakak angkatan yang satu organisasi bareng Mira buat ngadain rapat bohong-bohongan, dan singkat cerita rencana berhasil.
Setelah selesai kelas-merhatiin dosen-diskusi kecil-rame dewe di kelas, Linda ambil cupcakes, aku, Tiara, C.L were hiding ourselves, hekekekekek, kita duduk di deket mobil tua yang terparkir di parkiran karyawan kampus, dan kami beruntung (atau sial?) the car was moving, konyol deh, tapi nggak lama kemudian Linda dateng bareng Fanny, Mentari dan Ana (if I'm not mistaken) dengan bejubun cupcakes, kita langsung ke lorong cinta di kampus tercinta buat nyusulin Mira yang lagi sama Fany 2, Garda dan mbak Yulia :D and walaaaaaa lorong cintanya jadi rame, aku keluarkan pocket camera ku buat narsis-narsis dan ambil momentual foto *niatnya , tapi, sayang seribu sayang, ternyata memory cardnya dilepas oleh seseorang yang aku nggak tau pasti siapa, rasanya gondok, pengen ke kantor polisi cuma buat bilang "memory card di kamera saya nggak ada" -,-
tapi, yaudahlah yang penting sempet foto sekali-seumur hidup *lebay
terus kita makan-makan cupcakesnya, ngobrol-ngobrol dan especially me, masukin hp dan camdig ke tas bagian depan dan ZIP-UP, rislitingnya bablas copot, tasnya nggak bisa dibuka (T,T) wuaaaaaaaaaaaaa-kaget dan shock (shocknya kayak kalo tiba-tiba dilamar sama Herjunot Ali), semua barang_my lil oxford dictionary, camdig, hp ada disitu semua, TAPI, yaudahlah, selama kunci motor masih diluar masih bisa balik, terus aku balik.
On the way, ternyata Mira ada di depan, memimpin perjalananku pulang, aku godain deh dia "ceweeekk", panggilku menggoda, tapi tiba-tiba motorku memelan, menjadi pelan, semakin pelan, OH GOD ! Motorku macet, habis bensin, mogok, nggak bisa jalan tepat di depan gerbang GOR UNY yang lagi pol macet dan rame karena ajang DBL episode 1 dimulai hari ini :'(
aku kaget, shock (lagi!), satu-satunya yang ada dipikiran aku cuma : I wanna text my lovely one, Luthfi yang tadi bilangnya lagi nonton DBL buat minta pertolongan S.O.S , tapi tapi tapi,, aku inget, hpku terjebak dalam tas kucel yang lagi aku pake ini, akhirnya, dengan lemas aku meminggirkan motorku ke pinggir *yaiyalah, dengan langkah lunglai aku terus jalan maju, dan ternyata, Mira masih berhenti di balik mobil yang ada di pinggir jalan, cepat aku bilang ke dia aku kehabisan bensin di motorku dan aku minta tolong dia untuk nemenin aku cari bensin, akhirnya motorku yang tetap aku anggap bersinar di keadaan mogok itu aku titipkan ke ibu-ibu yang ada di pinggir jalan, aku dan Mira straight on cari bensin, dan I found it, dengan cepat aku beli satu botol dan aku bawa bensinnya ke motor kesayanganku satu-satunya yang masih tergeletak rapi di pinggiran jalan. Dengan hati malaikatnya, Mira bantu aku ngisi bensin yang tutupnya susah banget dibuka and then it's done, aku segera tancap gas buat balik, tapi, motornya nggak bisa di starter, baru setelah beberapa saat aku coba, mesin motor mau nyala, then finally, I rode my motorcycle dengan lega.
HAPPY BIRTHDAY, MIRA :)

Regards,
hani
xoxoxo

Rabu, 18 Agustus 2010

65 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia


Karangan / Ciptaan : H. Mutahar
Tujuh belas agustus tahun empat lima
Itulah hari kemerdekaan kita
Hari merdeka nusa dan bangsa
Hari lahirnya bangsa Indonesia
Merdeka
Sekali merdeka tetap merdeka
Selama hayat masih di kandung badan
Kita tetap setia tetap setia
Mempertahankan Indonesia
Kita tetap setia tetap setia
Membela negara kita
itu tadi lagu yang berjudul Hari Merdeka yang selalu dinyanyikan tiap upacara peringatan Hari Ulang Tahun Indonesia. Tahun ini, Indonesia masuk usia yang bisa dibilang nggak muda lagi, tapi lanjut usia, 65 tahun, semoga di usia ke enam setengan dekade ini Indonesia bisa jauh lebih baik dari sebelumnya, jadi nggak hanya sekedar memperingati proklamasi 17 Agustus 1945 lalu, tapi ke depannya Indinesia bisa benar-benar memperingati dan merayakan ulang tahun Indonesia yang merdeka lahir batin dari penjajahan diri sendiri, nggak ada lagi rakyat terlantar, nggak ada lagi pendidikan susah, jauh dari KKN dan menjadi negara maju yang bersih, serta tercapainya tujuan negara, yaitu, kesejahteraan rakyat melalui negara yang demokratis. Wish Indonesia all the best, semoga lima hal (Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan Yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia) yang menjadi Dasar Negara, Pandangan Hidup Bangsa Indonesia, Jiwa dan Kepribadian Bangsa Indonesia, Ideologi Negara, serta Pemersatu Bangsa dapat terlaksana secara baik dan terwujud.
Hidup Indonesiaku, Merdeka Negeriku !


Rabu, 28 Juli 2010

Sweet Seventwin (17th)


Alhamdulillahirabbil’alamin….
Today, 28 Juli 2010, aku dan Hana tepat berusia 17, usia yang banyak dibilang orang-orang istimewa, ya bener aja istimewa, karena pas usia ini, kita udah dianggap dewasa, bias bedain mana yang bener mana yang enggak, mana yang pantes dan mana yang nggak pantes, mana yang ganteng dan mana yang jelek [hhe..he]
Di usia ini juga harapan kita semakin dewasa selalu muncul, jadi nggak hanya dewasa karena udah berhak ngedapetin KTP tapi juga dewasa dalam berpikir dan bersikap , karena selalu dan selalu kayak yang banyak orang bilang “TUA itu PASTI, tapi DEWASA adalah sebuah PILIHAN”
Hari ini, aku banyak mendengar deretan kalimat dari orang-orang di sekitarku [yang nyaris selalu kudengar tiap kali temenku berusia 17 taon juga], yups, kalimatnya itu ‘hepi birthday’ , ‘met ultah’ , ‘selamat ulang taun,wish u all the best-lah’ dannnn ‘makan-makannya lho’ ,,, seneng!!! banyak yang ngucapin berarti banyak yang doain.
Walopun pas ultah ibu pas tugas di luar kota, no cake, no candle, no song ‘selamat ulang tahun’ , no celebrations, hari ini tetep teramat special buat aku, karena, bukankah ulang tahun nggak Cuma sekedar seberapa gedhe kue tart ultah kita, nggak hanya sekedar lilin kayak apa yang jadi mahkota cake kita, bukan seberapa meriah nyanyian dan pesta ulang tahun kita dan bukan sekedar seberapa banyak gift kita dapet, tapi maknanya jauh dari itu, well , ulang tahun buat aku bukan hanya seperti yang aku sebutin itu, tapi ulang tahun itu, hari dimana tanggal lahir kita, kita lewati lagi, sebuah tanda berkurangnya jatah di dunia, waktunya buat mawas dan introspeksi diri, saatnya bersyukur pada Tuhan, karena kita masih dikasih kesempatan nulis di diary kita ‘hari ini aku ulang tahun yang ke- …’
Dan aku bersyukur, tepat di usiaku yang ke-17, aku masih bias bernafas, ya, bernafas tanpa ada selang yang harus masuk ke hidungku. Bersyukur karena aku masih sanggup berkeliling, ya, berkeliling sambil berlari dengan kedua kakiku tanpa kursi roda, bersyukur untuk kedua tanganku, ya untuk tanganku yang masih bisa bersalaman dengan teman-temanku karena tak ada gyv yang menyangga tanganku, bersyukur untuk mahkotakku, ya mahkota yang masih menjadi penghias kepalaku karena tak ada keharusan untuk mencukurnya seperti yang dilakukan beberapa orang sebelum operasi. Dan bersyukur karena di usia specialku, aku masih memiliki mereka yang aku sayang, ayah, ibu, mbak cie, mbak onz, hana, dan diriku.
Terima kasih Allah swt, atas segala nikmat yang telah Engkau berikan .
17